Hai haiiii… I’m back! ![]()
Mau review produk aja ah.. The famous Oriflame’s Dancing Lady Eau de Toilette. Produk ini masih jadi favorit banyak konsumen dan downline-downlineku, karna baunya ngga neko-neko. Agak sedikit manis tapi ngga terlalu feminin, bisa dipake di segala suasana, apalagi buat sehari-hari. Aromanya tergolong hangat tapi masih soft, ngga se”hangat” Volare EdT.
Ini copy paste dari web Oriflame:
“Di hutan hujan Pasifik Selatan, tersebutlah sebuah bunga anggrek yang langka bernama Dancing Lady. Bunga ini mempesona dengan keindahan kelopak bunganya dan keharuman aromanya. Wewangian beraroma bunga ini mengawali keharumannya dengan aroma pear madarin dan coklat. Disusul aroma ylang-ylang yang hangat serta diakhiri dengan aroma vanilla musk yang sensual. Masuki nirwana dan jadikan duniamu semakin indah. 50ml.”
Kemasannya juga simpel, praktis, tutupnya dan botolnya mirip kelopak bunga ![]()
Yang paling OK nih, baru-baru ini keluar body creamnya. Dan saya adalah salah satu orang yang ngga bisa hidup tanpa body cream/body lotion. Berhubung kulit tuh kerriiing banget, jadi kalo ngga pake body cream rasanya.. kayak ngga pake body cream. Hehehe..

Body creamnya wanginya senada sama EdT-nya, pastinya bikin wanginya tambah tahan lama. Teksturnya juga enak, ngga lengket tapi bikin kulit lembab.
Oya, sedikit tips untuk membuat wewangian tahan lama:
1. Semprotkan pada kulit sehabis mandi, ketika pori-pori masih terbuka dan kulit dalam keadaan lembab. Kalau saya sih urutannya gini: mandi – body cream – EdT.
2. Semprotkan di kulit, jangan di baju. Titik-titik tertentu di tubuh kita ada yang mengeluarkan panas lebih dari bagian yang lain, sehingga kalau menyemprotkan wewangian di titik-titik ini, wewangian akan bertahan lama.
Titik-titik tersebut diantaranya di:
- belakang telinga
- ditengah dada
- pergelangan tangan bagian dalam (dan JANGAN DIGOSOK, karna akan merusak molekul wewangiannya)
- lipatan siku
- lipatan lutut







